Posisi Siap n Grip

November 6, 2009 fnpinky
Tag: , , , ,

READY POTITION dan PEGANGAN RAKET (GRIP)

1.Ready Potition

  • Berdirilah sedemikian rupa, sehingga berat badan tetap berada pada kedua kaki dan keseimbangan tubuh terjaga. Tekuk kedua lutut , berdiri dengan kedua ujung kaki, sehingga posisi pinggang tegak dan rileks.Kedua kaki terbuka selebar bahu dengan posisi kaki sejajar, atau salah satu kaki diletakkan di depan kaki lainnya.
  • Posisikan kedua lengan dengan siku bengkok di samping badan, sehingga lengan bagian atas yang memegang raket tetap bebas bergerak.
  • Peganglah raket sedemikian rupa, sehingga kepala (daunnya)raket berada lebih tinggi dari kepala kita.
  • Waspada dan memperhatikan jalannya shuttlecock selama permainan berlangsung.

2.Pegangan Raket (Grip)

Cara memegang raket dapat dilakukandengan berbagai model.Oleh PBSI(1985),cara memegang raket dapat dibedakan menjadi 4 jenis pagangan,yakni:

  1. American Grip

Untuk melihat gambaran memegang raket dengan model american grip, letakkan raket di lantai,lalu ambil dan peganglah pada ujung tangkainya (handle) dengan cara seperti memegang pukulan kasur.Bagian tangan antara ibu jari dan jari telunjuk menempel pada bagian permukaan tangkai yang luas, sedangkan permukaan raket sejajar dengan posisi lantai.

Cara pegangan raket tersebut memang menghasilkan gerakan yang agak kaku, namun akan sangat efektif dalam memukul smash di depan net , atau mengambil shuttlecock di atas net dengan cara menitipkan ke bawah secara tajam. Dengan posisi daun  raket menghadap ke muka, pemain dapat dengan mudah mengarahkan shuttlecock ke kiri atau ke kanan, sehingga dapat menghasilkan pukulan yang keras dan sulit di duga arahnya.

Secara umum kelebihan american grip adalah:

  • Efektif bila digunakan sebagai killing smash, karena perkenaan dengan shuttlecock lurus.
  • Jarang terjadi shuttlecock membentur frame , karena permukaan raket menghadap shuttlecock secara maksimal.

Adapun kelemahan american grip adalah sulitnya digunakan untuk pukulan netting.

  1. Forehand Grip

Untuk cara pegangan letakkan raket di lantai dalam posisi miring. Lalu peganglah raket dengan cara bagian tangan antara ibu jari dan jari telunjuk dalam posisi menempel pada permukaan tangkai yang sempit . Raket dipegang dengan tanpa di ubah-ubah (statis). Letak ibu jari seharusnya tidak lebih dan tidak kurang dari posisi letak jari telunjuk.

Adapun Keuntungan model forehand Grip adalah:

  • Mengigat raket dipegang dengan seluruh telapak tangan pegangan terasa lebih kuat dan tidak mudah lepas.
  • Cara ini memudahkan pemain dalam melakukan gerakan pukulan terhadap shuttlecock yang datangnya ke sebelah kanan badan, sehingga pukulan ini dapat dilakukan dengan cermat, baik dalam kecepatan shuttlecock maupun ketepatan sasaran.
  • Dengan menggunakan pegangan raket forehand ini, pemain tidak perlu memutar-mutar pegangan. Oleh karenanya, kesalahan dalam penempatan posisi daun raket terhadap datangnya shuttlecock lebih kecil.

Kelemahan dalam model pegangan forehand antara lain:

  • Mengingat posisi tangan tidak berubah-ubah , maka untuk melakukan pukulan backhand dengan model pegangan ini diperlukan kekuatan tangan dan sendi bahu yang sangat kuat sehingga butuh latihann-latihan khusus yang memadai.
  • Model pegangan ini juga lemah untuk menerkam shuttlacock di muka net.Netting dari lawan dengan model pegangan ini selaku diambil dengan net play lagi atau dengan lob yang tangggung.

C.Backhand Grip

Cara pegangan Backhand Grip merupakan kelanjutan dari cara pegangan forehand grip. Dari Forehand grip dapat dialihkan ke backhand grip dengan memutar raket seperempat putaran ke kiri , namun posisi ibu jari tidak seperti pada forehand grip, melainkan agak dekat dengan daun raket.

Keuntungan cara pegangan backhand grip adalah sulit diterkanya hasil pukulan . Shttlecock bisa melayang keras, tetapi tetap dapat terkontrol.

Adapun kelemahannya adalah dalam pengembalian shuttlacock , smash yang datangnya dari arah kanan badan ( bola-bola forehand), lebih-lebih lagi bola smash yang menuju arah bahu dan pinggang sebelah kanan, akan sulit dikembalikan.

D.Combination Grip

Combination grip atau disebut juga dengan model pegangan campuran adalah cara memegang raket dengan mengubah cara pegangan raket yang disesuaikan dengan datangnya shuttlecock dan jenis pukulan.Model pukulan ini merupakan hasil combinasi antara forehand grip dengan backhand grip. Dengan menggunakan combination grip ini, para pemain ini akan memiliki pukulan yang lebih komplit dan akan dianalisis kelemahnya.

Secara umum kelebihan combination grip di dapatkan karena pemain tidak perlu mengubah posisi raket saat akan memukul shuttlecock.Adapun kekurangan atau kelemahannya adalah teknik ini membuat pemain sulit untuk memukul shuttlecock yang sudah melampaui tubuh pemain sendiri.

Entry Filed under: Sport News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Kategori

November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

Halaman

Komentar Terbaru

fnpinky di MySpace
fnpinky di Jaya Q
fnpinky di Jaya Q
fnpinky di Beras
fnpinky di Rafael Nadal

Blogroll

RSS berita olahraga terkini

 
%d blogger menyukai ini: