Dragon

Desember 30, 2009 fnpinky
Tag: , , , ,

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah

Asal tanaman Buah Naga (Dragon Fruit) sebagian besar sumber menyatakan bahwa aslinya berasal dari Meksiko, Amerika Selatan. Konon disebut buah naga, karena seluruh batangnya yang menjulur panjang seperti layaknya naga. Jenis buah naga ada empat macam yaitu buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus).

Buah naga mempunyai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan dan mengobati keluhan keputihan.

Secara umum, pakar sependapat dan mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesehatan dibandingkan buah-buahan lain yang diimport.

Menurut AL Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, organisasi yang meneliti buah naga merah, buah kaktus madu itu cukup kaya dengan berbagai zat vitamin dan mineral yang sangat membantu meningkatkan daya tahan dan bermanfaat bagi metabolisme dalam tubuh manusia.

“Penelitian menunjukkan buah naga merah ini sangat baik untuk sistem peredaran darah, juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.“Penelitian juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh.”

Buah naga mengandung 80% air, vitamin c, serat, kalsium, zat besi, dan fosforus yang bermanfaat untuk merawat penyakit darah tinggi. Buah naga berisi merah juga sangat baik untuk memperbaiki penglihatan mata karena memiliki zat karotenoid. Fitokimia di dalam buah ini juga dapat menurunkan risiko kanker khususnya kanker usus.

Kanker usus besar adalah tumbuhnya sel kanker yang ganas di dalam permukaan usus besar atau rektum. Kebanyakan kanker usus besar berawal dari pertumbuhan sel yang tidak ganas atau adenoma, yang dalam stadium awal membentuk polip (sel yang tumbuh sangat cepat).

Sejauh ini, penyebab kanker usus besar memang belum diketahui secara pasti. Namun makanan merupakan faktor yang penting dalam kejadian kanker tersebut, yaitu berkorelasi dengan faktor makanan yang mengandung kolesterol dan lemak hewan tinggi yang berkadar serat rendah. Sehingga dengan mengkonsumsi buah naga pada awal pertumbuhan kanker dapat mengurangi penyebarannya.

Dengan adanya masalah di atas penulis ingin mengembangkan pemanfaatan buah naga. Judul yang akan diangkat adalah Pemanfaatan Buah Naga Untuk Mengurangi Resiko Kanker Usus Besar.

  1. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan, maka perumusan masalah mengenai Pemanfaatan Buah Naga Untuk Mengurangi Resiko kanker Usus Besar adalah:

  1. Apakah manfaat dari mengkonsumsi buah naga bagi tubuh manusia?

  2. Apa penyebab tumbuhnya sel kanker pada usus besar?

  3. Bagaimana cara mendeteksi adanya sel kanker pada usus besar?

  4. Bagaimana hubungan antara buah naga dengan kanker usus besar?

  1. Tujuan

Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka tujuan mengenai Pemanfaatan Buah Naga Untuk Mengurangi Resiko kanker Usus Besar adalah:

  1. Mengetahui manfaat buah naga bagi tubuh manusia.

  2. Mengetahui penyebab tumbuhnya sel kanker pada usus besar.

  3. Mengetahui cara mendeteksi dini adanya sel kanker pada usus besar.

  4. Mengetahui hubungan antara buah naga dengan kanker usus besar.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Banyak tanaman yang bisa digunakan sebagai obat tradisional atau obat alternatif, baik yang diambil dari batang, daun, akar, maupun buahnya. Salah satunya adalah buah naga (Hylocereus undatus), yang akhir-akhir ini banyak ditemui di pasar modern.

Buah Naga (dragon fruit) memiliki daya tarik tersendiri. Ukurannya sebesar mangga gedong, berwarna merah menyala, dengan kulit seperti sisik ular yang besar.Pada daging buahnya bertaburan biji kecil-kecil. Rasanya khas, kombinasi antara rasa manis, asam, dan sedikit gurih. Sekilas rasanya seperti buah kiwi, manis menyegarkan, tetapi lebih manis daripada semangka.

Buah ini termasuk dalam keluarga kaktus, yang batangnya berbentuk segitiga dan tumbuh memanjat. Meski dari keluarga kaktus, batang tanaman ini mempunyai duri pendek dan tidak tajam. Sehingga ada yang menyebutnya ”kaktus tak berduri”. Bunganya seperti terompet putih bersih, terdiri atas sejumlah benangsari berwarna kuning.

  1. Manfaat Buah Naga (Dragon Fruit)

Buah naga memiliki beberapa spesies. Selain naga merah dengan daging putih, ada juga yang berkulit kuning tapi daging buahnya putih (Selenicereus megalanthus), serta berkulit merah dengan daging buah merah (Hylocereus costaricensis). Berat buah sekitar 300-500 gram.

Jenis buah naga ada empat macam, pertama buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus).

Pertama, Hylocereus undatus atau populer dengan sebutan white pitaya. Kulitnya merah, daging buah putih, dengan biji kecil-kecil berwarna hitam. Berat rata-rata 400-500 gram. Batang berwarna hijau tua. Dibandingkan jenis lainnya, kadar kemanisannya rendah.

Kedua, Hylocereus polyrhizus yang banyak dikembangkan di China dan Aus-tralia. Kulitnya merah, daging merah keunguan, dan lebih manis daripada Hylocereus undatus. Beratnya sekitar 400 gram.

Ketiga, Hylocereus costaricensis. Sepintas mirip Hylocereus polyrhizus, tetapi daging buahnya lebih merah. Itu sebabnya, buah ini disebut buah naga super merah. Berat buah sekitar 400-500 gram.

Keempat, Selenicereus megalanthus. Jenis ini berbeda dari genus Hylocereus. Kulit buahnya kuning tanpa sisik, sehingga cenderung lebih halus.
Rasa buahnya pun lebih manis daripada buah naga lainnya, karena memiliki kadar kemanisan 15-18 briks. Buah ini memang kurang populer, apalagi bobotnya hanya 80-100 gram.

Di antara empat jenis tersebut, white pitaya lebih mudah dijumpai di pasaran. Padahal, menurut para pakar gizi, buah berdaging merah lebih berkhasiat. Kandungan nutrisi dan vitaminnya juga lengkap. Setiap buah naga mengandung protein yang mampu menjaga kesehatan jantung, serat (mencegah kanker usus dan memperlancar proses pencernaan), beta karoten (kesehatan mata, menguatkan otak dan menurunkan kadar glukosa dalam darah), kalsium (menguatkan tulang) dan fosfor (pertumbuhan badan).

Buah naga juga mengandung vitamin C sebagai antioksidan yang mempunyai kemampuan memproteksi oksidasi yang disebabkan radikal bebas. Melihat kandungan nutrisinya, buah ini dipercaya mencegah pendarahan dan obat keluhan keputihan. Berkat kandungan vitamin dan mineral, buah ini kerap dijuluki wonderfully nutrious. Khasiat itu disebabkan kandungan nutrisi dan serat yang cukup tinggi, sehingga mendukung kesehatan manusia. Buah ini juga mengandungi zat besi untuk menambah darah, vitamin B1 (mencegah demam badan), vitamin B2 (menambah selera), vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol), dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat).

Selain itu, buah naga juga berkhasiat mujarab menurunkan kolesterol,
penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut,
pencegah pendarahan, obat keluhan keputihan, menguatkan fungsi ginjal, serta sebagai bahan kosmetik.

Berikut ini kandungan nutrisi lengkap buah naga :

Kadar Gula : 13-18 briks
Air : 90 %
Karbohidrat : 11,5 g
Asam : 0,139 g
Protein : 0,53 g
Serat : 0,71 g
Kalsium : 134,5 mg
Fosfor : 8,7 mg
Magnesium : 60,4 mg
Vitamin C : 9,4 mg

  1. Penyebab Tumbuhnya Sel Kanker pada Usus Besar

  • Gejala-Gejala Kanker Usus Besar

Gejala-gejala kanker usus besar adalah banyak dan tidak spesifik. Mereka termasuk kelelahan, kelemahan, sesak napas, perubahan-perubahan pada kebiasaan-kebiasaan usus besar, feces-feces yang sempit (kecil), diare atau sembelit, darah merah atau hitam pada feces, kehilangan berat badan, sakit perut, kejang-kejang, atau kembung.

Kanker usus besar dapat hadir untuk beberapa tahun sebelum gejala-gejalanya berkembang. Gejala-gejalanya bervariasi menurut dimana didalam usus besar tumornya berlokasi. Usus besar kanan adalah luas (lapang), dan kanker-kanker dari usus besar kanan dapat tumbuh ke ukuran-ukuran besar sebelum mereka menyebaban gejala-gejala perut manapun. Secara khas, kanker-kanker usus besar sebelah kanan menyebabkan anemia yang kekurangan zat besi (iron deficiency anemia) disebabkan oleh hilangnya darah secara perlahan melalui suatu periode waktu yang panjang. Anemia kekurangan zat besi (iron deficiency anemia) menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan sesak napas.

Usus besar kiri adalah lebih sempit daripada usus besar kanan. Oleh karenanya, kanker-kanker dari usus besar kiri lebih mungkin menyebabkan halangan usus besar sebagian atau sepenuhnya. Kanker-kanker yang menyebabkan halangan usus besar sebagian dapat menyebabkan gejala-gejala sembelit, feces yang sempit, diare, nyeri-nyeri perut, kejang-kejang, dan kembung. Darah merah yang terang pada feces mungkin juga mengindikasikan suatu pertumbuhan dekat akhir dari usus besar kiri atau rektum.

Pada stadium awal, adenoma dapat diangkat dengan mudah. Hanya saja pada stadium awal ini, seringkali adenoma tidak menampakkan gejala apapun, sehingga tidak terdeteksi dalam waktu yang relatif lama. Padahal, adenoma yang awalnya tak menimbulkan keluhan apapun ini, pada suatu saat bisa berkembang menjadi kanker yang menggerogoti semua bagian dari usus besar.

Gejala awal yang tidak khas ini membuat banyak penderita kanker usus besar datang ke rumah sakit ketika perjalanan penyakit sudah demikian lanjut. Upaya pengobatan pun menjadi sulit. Padahal, seperti dikatakan Ketua Perhimpunan Spesialis Penyakit Dalam Indonesia, dokter Aru Sudoyo SpPD KHOM, kunci utama keberhasilan penanganan kanker usus besar adalah ditemukannya kanker dalam stadium dini, sehingga terapi dapat dilaksanakan secara bedah kuratif. Sayangnya, hal seperti ini sangat jarang. Yang kerap terjadi kanker ditemukan pada stadium lanjut, sehingga harapan penderita untuk bertahan hidup menjadi sangat kecil.

Jika kanker usus besar ditemukan pada stadium I, peluang penderita untuk hidup hingga lima tahun mencapai 85-95 persen. Sementara bila ditemukan pada stadium II, peluang itu mencapai 60-80 persen, pada stadium III sekitar 30-60 persen, dan stadium IV sekitar 25 persen. Ini artinya, bila ada 100 penderita kanker usus besar stadium IV, maka yang masih hidup sampai lima tahun hanya lima orang.

  • Penyebab
1.

Kontak dengan zat-zat kimia tertentu seperti logam berat, toksin, dan ototoksin serta gelombang elektromagnetik.

2.

Pola makan yang buruk, antara lain terlalu banyak daging dan lemak yang tidak diimbangi buah dan sayuran segar yang banyak mengandung serat.

3.

Zat besi yang berlebihan diantaranya terdapat pada pigmen empedu, daging sapi dan kambing serta tranfusi darah.

4. Lemak jenuh dan asam lemak omega-6 (asam linol).
5. Minuman beralkohol, khususnya bir. Usus mengubah alkohol menjadi asetilaldehida yang meningkatkan risiko menderita kanker kolon.
6. Obesitas.
7. Bekerja sambil duduk seharian, seperti para eksekutif, pegawai administrasi, atau pengemudi kendaraan umum.

Selain penyebab diatas, ada penyebab lain yang menyebabkan tumbuhnya sel kanker pada usus besar, yaitu kurang minum, tidak membiasakan diri BAB setiap hari, usia semakin tua, kurangnya aktivitas fisik, depresi atau stres, dan kondisi sakit.

  1. Cara Mendeteksi Adanya Sel Kanker pada Usus Besar

Deteksi dini adalah investigasi pada individu asimtomatik (tanpa gejala) yang bertujuan untuk mendeteksi adanya penyakit pada stadium dini sehingga dapat dilakukan terapi kuratif. Secara umum, deteksi dini dapat dilakukan pada dua kelompok, yaitu populasi umum dan kelompok risiko tinggi. Deteksi dini pada kelompok populasi umum dilakukan kepada individu yang berusia di atas 40 tahun. Sedangkan mereka yang tergolong kelompok berisiko tinggi, antara lain adalah mereka yang pernah menjalani polipektomi untuk adenoma di usus besar, dan orang-orang yang berasal dari keluarga dengan riwayat penyakit ini. Dengan deteksi dini dapat ditemukan adanya polip prakanker, yaitu suatu pertumbuhan abnormal pada usus besar atau rektum yang dapat segera dibuang sebelum berubah menjadi kanker.

Ketika kanker usus besar dicurigai, salah satu dari suatu lower GI series (barium enema x-ray) atau colonoscopy dilakukan untuk mengkonfirmasikan diagnosis dan melokalisir tumor.

Suatu barium enema melibatkan pengambilan x-rays dari usus besar dan rektum setelah pasien diberikan suatu enema dengan suatu cairan yang putih seperti kapur yang mengandung barium. Barium memperlihatkan usus-usus besar pada x-rays. Tumor-tumor dan kelainan-kelainan lainnya tampak sebagai bayangan-bayangan gelap pada x-rays.

Colonoscopy adalah suatu prosedur dimana dokter memasukkan suatu tabung panjang penglihat yang lentur kedalam rektum dengan tujuan memeriksa bagian dalam dari seluruh usus besar. Colonoscopy pada umumnya dipertimbangkan lebih akurat daripada barium enema x-rays, terutama dalam mendeteksi polip-polip kecil. Jika polip-polip usus besar ditemukan, mereka biasanya diangkat melalui colonoscope dan dikirim ke ahli patologi. Ahli patologi memeriksa polip-polip dibawah mikroskop untuk memeriksa kanker. Ketika mayoritas (kebanyakan) dari polip-polip yang diangkat melalui colonoscopes adalah jinak (ramah), banyak yang belum bersifat kanker (precancerous). Pengangkatan dari polip-polip sebelum bersifat kanker mencegah pengembangan dari kanker usus besar dimasa depan dari polip-polip ini.

Jika pertumbuhan-pertumbuhan yang bersifat kanker ditemukan sewaktu colonoscopy, contoh-contoh jaringan yang kecil (biopsies) dapat diperoleh dan diperiksa dibawah mikroskop untuk mengkonfirmasikan diagnosis. Jika kanker usus besar dikonfirmasikan oleh suatu biopsy, pemeriksaan-pemeriksaan pementasan dilakukan untuk menentukan apakah kanker telah menyebar pada organ-organ lain.

Beberapa prosedur deteksi dini kanker kolon antara lain:

Pemeriksaan colok dubur oleh dokter bila seseorang mencapai usia 50 tahun. Pemeriksaan tersebut sekaligus untuk mengetahui adanya kelainan pada prostat.
Setelah itu, dilakukan pemeriksaan laboratorium yaitu pemeriksaan darah samar (occult blood) secara berkala, apakah terdapat darah pada tinja atau tidak. Kemudian pemeriksaan secara visual dengan endoskopi di kolon atau disebut kolonoskopi. Pemeriksaan kolonoskopi atau teropong usus ini dianjurkan segera dilakukan bagi mereka yang sudah mencapai usia 50 tahun.
Pemeriksaan kolonoskopi relatif aman, tidak berbahaya, namun pemeriksaan ini tidak menyenangkan. Kolonoskopi dilakukan untuk menemukan kanker kolorektal sekaligus mendapatkan jaringan untuk diperiksa di laboratorium patologi. Pada pemeriksaan ini diperlukan alat endoskopi fiberoptik yang digunakan untuk pemeriksaan kolonoskopi. Alat tersebut dapat melihat sepanjang usus besar, memotretnya, sekaligus biopsi tumor bila ditemukan.

Cara lain untuk menunjang diagnosis kanker kolon adalah dengan enema barium. Pada pemeriksaan enema barium, bahan cair barium dimasukkan ke usus besar melalui dubur dan siluet (bayangan)-nya dipotret dengan alat rontgen. Pada pemeriksaan ini hanya dapat dilihat bahwa ada kelainan, mungkin tumor, dan bila ada perlu diikuti dengan pemeriksaan kolonoskopi.

Pemeriksaan ini juga dapat mendeteksi kanker dan polip yang besarnya melebihi satu sentimeter. Kelemahannya, pada pemeriksaan ini tidak dapat dilakukan biopsi.
Dengan kolonoskopi dapat dilihat kelainan berdasarkan gambaran makroskopik. Bila tidak ada penonjolan atau ulkus, pengamatan kolonoskopi ditujukan pada kelainan warna, bentuk permukaan, dan gambaran pembuluh darahnya. Aru mengatakan dengan deteksi dini diharapkan kanker kolon dapat segera ditangani atau diterapi. Beberapa terapi, seperti kemoterapi dan radiasi dapat dilakukan untuk mengatasi kanker kolon

BAB III

METODE PENELITIAN

Karya tulis ini disusun melalui beberapa tahap. Langkah-langkah penyusunan karya tulis ini adalah sebagai berikut:

  1. Penulisan program kreativitas mahasiswa penelitian, penulis menggunakan metode penelitian untuk mengetahui bagaimana permasalahan yang terjadi pada kenyataan dan pada waktu sekarang ini.

  2. Setelah mengumpulkan data-data alternatif, akhirnya menemukan suatu penelitian.
  3. Langkah yang dilakukan setelah semua masalah dibahas dalam pembahasan adalah mengambil kesimpulan.
  4. Akhir pada penelitian ini adalah merumuskan saran yaitu dengan memperhatikan dibutuhkannya keterlibatan dan sinergi dari berbagai pihak yang bertanggung jawab atas keberhasilan penelitian ini, maka rekomendasi disusun dan ditujukan untuk berbagai kalangan yang terlibat mulai dari masyarakat, pemerintah, dan kalangan akademik.

BAB IV

ANALISIS DAN SINTESIS

Di era globalisasi sekarang ini banyak macam penyakit yang dapat menyerang manusia. Itu disebabkan karena pola hidup manusia itu sendiri yang kurang sehat, khususnya pola makanan mereka. Salah satu penyakit yang dapat menyerang tubuh manusia adalah kanker usus besar. Mengkonsumsi buah naga yang memiliki banyak serat merupakan salah satu pencegahan tumbuhnya sel kanker dalam usus besar.

Hubungan Antara Buah Naga dengan Kanker Usus Besar

Kanker usus besar atau kolorektal merupakan jenis kanker yang dapat dicegah dengan perubahan pola makan dan gaya hidup yang sehat, seperti berikut :

  • Cukup mengkonsumsi serat, seperti sayur dan buah-buahan,
  • Kacang-kacangan (lima porsi setiap hari). Serat dapat melancarkan pencernaan dan buang air besar sehingga berfungsi menghilangkan kotoran dan zat yang tidak berguna di usus, karena kotoran yang terlalu lama mengenadap di usus akan menjadi racun yang memicu sel kanker.
  • Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi terutama yang terdapat pada daging hewan.

  • Menghindari makanan yang diawetkan dan pewarna sintetik, karena hal tersebut dapat memicu sel karsinogen/sel kanker.
  • Menghindari minuman beralkohol dan rokok yang berlebihan.
  • Melaksanakan aktifitas fisik atau olahraga secara teratur.

  • Jurus Menangkal Kanker Usus Besar

Mencegah jauh lebih baik ketimbang mengobati. Hal itu juga berlaku pada kanker usus besar. Agar tak sampai terjamah penyakit mematikan ini, lakukan upaya pencegahan. Dibawah ini tips pencegahan dari dokter Adil S Pasaribu SpB KBD:

* Hindari makanan tinggi lemak, protein, kalori, serta daging merah. Jangan lupakan konsumsi kalsium dan asam folat.
* Setelah menjalani polipektomi adenoma disarankan pemberian suplemen kalsium.
*

Disarankan pula suplementasi vitamin E, dan D.

*

Makan buah dan sayuran setiap hari.

* Pertahankan Indeks Massa Tubuh antara 18,5 – 25,0 kg/m2 sepanjang hidup.
*

Lakukan aktivitas fisik, semisal jalan cepat paling tidak 30 menit dalam sehari.

* Hindari kebiasaan merokok.
* Segera lakukan kolonoskopi dan polipektomi pada pasien yang ditemukan adanya polip.
*

Lakukan deteksi dini dengan tes darah samar sejak usia 40 tahun.

Dibalik rasanya yang manis menyegarkan, buah naga kaya akan manfaat. Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Memang belum ada penelitian pasti tentang manfaat buah ini. Namun, mengingat asalnya dari jenis buah kaktus, kita percaya buah naga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium dan karbohidrat. Yang pasti buah naga tinggi serat sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan.

BAB V

KESIMPULAN

    1. Kesimpulan
  1. Setiap buah naga mengandung protein yang mampu menjaga kesehatan jantung, serat (mencegah kanker usus dan memperlancar proses pencernaan), beta karoten (kesehatan mata, menguatkan otak dan menurunkan kadar glukosa dalam darah), kalsium (menguatkan tulang) dan fosfor (pertumbuhan badan).
  2. Penyebab tumbuhnya sel kanker pada usus besar salah satunya adalah pola makan yang buruk, antara lain terlalu banyak daging dan lemak yang tidak diimbangi buah dan sayuran segar yang banyak mengandung serat.
  3. Deteksi dini pada kelompok populasi umum dilakukan kepada individu yang berusia di atas 40 tahun. Sedangkan mereka yang tergolong kelompok berisiko tinggi, antara lain adalah mereka yang pernah menjalani polipektomi untuk adenoma di usus besar, dan orang-orang yang berasal dari keluarga dengan riwayat penyakit ini. Dengan deteksi dini dapat ditemukan adanya polip prakanker, yaitu suatu pertumbuhan abnormal pada usus besar atau rektum yang dapat segera dibuang sebelum berubah menjadi kanker.
  4. Mengkonsumsi buah naga yang memiliki banyak serat merupakan salah satu pencegahan tumbuhnya sel kanker dalam usus besar.
    1. Saran

Untuk dapat memahami hal-hal yang berkaitan dengan penelitian ini maka dapat disarankan agar pembaca dihrapkan dapat memberikan sedikit informasi dan juga sebagai bahan rujukan.

DAFTAR PUSTAKA

Daldiyono. 2007. Kurang Serat Bisa Kanker Usus, (Online), (http://profdaldiyono.wordpress.com/2007/08/21/kurang-serat-bisa-kanker-usus, diakses 9 September)

Disa, Ira (http://iradisa.blogspot.com). Mei 2009. Buah Naga Kaktus Kaya Nutrisi, (www.google.com,diakses 9 September 2009).

Nurani, Theresia. 2008. Buah Naga Punya Banyak Khasiat, (Online), (http://theresianurani.wordpress.com/2008/01/31/buah-naga-punya-banyak-khasiat/, di akses 9 September 2009).

Rury (http://ruruys.blog.friendster.com). September 2009. Buah Naga, (http://www.google.com,di akses 9 September 2009).

Wibowo, Benyali. 2008. Cara Budidaya Buah Naga, (Online), (http://benyaliwibowo.wordpress.com/2008/07/04/cara-budidaya-buah-naga-dragon-fruit/, diakses 9 September 2009).

www. litbang.depkes.go.id/aktual/kliping/KankerUsus011106.htm

www. totalkesehatananda.com/colon3.html

www. groups.yahoo.com/group/agromania/message/10333

www. portal.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=Hembing&y=cybermed

LAMPIRAN

Nama Dan Biodata Anggota Kelompok

  1. Ketua Pelaksana Kegiatan
  1. Nama Lengkap : Ika Retno Pratiwi
  2. Jenis Kelamin : Perempuan
  3. NIM : 107711407006
  4. Jurusan/Fakultas : PJK/IK
  5. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Malang
  6. Alamat Surat : Jl. Wijaya Kusuma No. 141 Grati-Lumajang

  7. Telp Rumah/Hp : (0334)889929/085749615200
  8. Email : ashika_pratiwi@yahoo.com
  1. Anggota Pelaksana
  1. Nama Lengkap : Fany Widyasari
  2. NIM :107711407004
  3. Bidang Keahlian : Olahraga
  4. Telp Rumah : (0334) 390611
  1. Nama dan Biodata Dosen Pendamping
  1. Nama Lengkap dan Gelar : dr. Hartati Eko Wardani, M.Si.Med

  2. NIP : 132255162
  3. Fakultas/Program Studi : Ilmu Keolahragaan/PJK

  4. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Malang

Daftar Riwayat Hidup Ketua dan Anggota Pelaksana

Daftar Riwayat Hidup Ketua

Nama : Ika Retno Pratiwi

Tempat tanggal lahir : Ujung Pandang, 15 November 1989

Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat Rumah : Jl. Wijaya Kusuma No. 141 Grati-Lumajang

Telp Rumah/Hp : (0334)889929/085749615200

Pendidikan : TK Bhayangkari Ujung Pandang

SDN Ditotrunan I Lumajang

SMPN 3 Lumajang

SMAN 1 Lumajang

Nama Orang Tua : Aiptu Abd. Rachman Tahak (Ayah)

Dra. Nuriba (Ibu)

Pekerjaan Orang Tua

Ayah : POLRI

Ibu : Wiraswasta

Tertanda

Ika Retno Pratiwi

Daftar Riwayat Hidup Anggota Pelaksana

Nama : Fany Widyasari

Tempat tanggal lahir : Lumajang, 24 Desember 1988

Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat Rumah : Jl. Teratai No.14 Kraton Yosowilangun Lumajang

Telp Rumah/Hp : (0334)390611/085755570024

Pendidikan : TK Dharmawanita

SDN Kraton 01 Yosowilangun Lumajang

SMPN 1 Yosowilangun Lumajang

SMAN 1 Lumajang

Nama Orang Tua : Drs. Tiwanto (Ayah)

Dwi Liswidarti, SPd (Ibu)

Pekerjaan Orang Tua

Ayah : Kasi Kecamatan Yosowilangun

Ibu : Guru SD

Tertanda

Fany Widyasari

DAFTAR RIWAYAT HIDUP DOSEN PEMBIMBING

  1. Nama Lengkap dan Gelar : dr. Hartati Eko Wardani, M.Si.Med
  2. NIP : 132255162
  3. Fakultas/Program Studi : Ilmu Keolahragaan/PJK
  4. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Malang
  5. Alamat Rumah : Jl. Mawar I/42 Malang

Entry Filed under: Kuliah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Kategori

Desember 2009
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

Halaman

Komentar Terbaru

fnpinky di MySpace
fnpinky di Jaya Q
fnpinky di Jaya Q
fnpinky di Beras
fnpinky di Rafael Nadal

Blogroll

RSS berita olahraga terkini

 
%d blogger menyukai ini: